NEWS 2021

blog header

NEWS

Kolaborasi mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta yang terdiri dari Ahzami Fadilah Akbar (Teknik Elektro), Intan Diah Kusuma (Pendidikan Tata Boga), Wulan Febrianingsih (Pendidikan IPA), Siti Vera Lestari (Pendidikan Matematika), Asma Nur Azizah (Sastra Inggris) berhasil meraih Silver Medal pada ajang World Invention Competition and Exhibition 2021 yang diselenggarakan oleh Young Scientist Association (IYSA) dan SEGi College Subang Jaya Malaysia. IYSA berkerjasama dengan SEGi College Subang Jaya - Malaysia mengadakan event ini sebagai platform pembelajaran yang tepat untuk membina para penemu muda berbakat yang aktif, kreatif, dan inovatif.

Ahzami menjelaskan bahwa pada ajang ini, Team BETA memaparkan karya yang berjudul "BETA Healthy Noodle as Staple Food Substitute for Diabetics". “Produk Beta Health Noodle ini berfungsi sebagai alternatif pengganti makanan bagi para penderita diabetes dimana produk ini lebih aman karena dibuat menggunakan bahan alami tanpa zat pengawet,” ujarnya..

Adapun cara penggunaan dari Beta Healthy Noodle sangat praktis, Beta Healthy Noodle dapat disajikan dalam bentuk mie kuah ataupun goreng. “Biji petai cina mengandung tanin, galaktomanan, dan flavonoid dimana kandungan tersebut mempunyai efek untuk menurunkan kadar gula darah dengan cara menghambat aktivitas glukosidase dan alfa amilase yang berperan dalam absorpsi pada membran brush border usus,” lanjutnya. Kompetisi ini diikuti oleh elementary, secondary, university dari seluruh dunia dengan peserta lomba sebanyak 300 Teams dari 29 Negara. Kompetisi ini dibagi menjadi dua tahap, yaitu seleksi administrasi dan final. Pada tahap seleksi administratif, para peserta diharapkan memenuhi segala persyaratan yang telah ditentukan mulai dari pengisian data yang diperlukan seperti penyerahan data diri, judul penelitian, abstrak penelitian lalu peserta yang memenuhi kriteria akan mendapatkan Letter of Accepptance (LoA) dari panitia via e-mail agar dapat melanjutkan pada babak selanjutnya berupa pemaparan karya yang ditawarkan kepada juri dan audiens di platform yang telah disediakan panitia.

A total of 60 esteemed judges are appointed from various backgrounds. This gives a holistic basis on which the entries are assessed to ensure a holistic and wholesome standard. The question of judging system integrity is always given due attention and WSEEC judges are never short of being professional. Many judges that I know contributing in WSEEC were awarded the Distinction for Professionalism Award from the Standard for Professionalism and Integrity Development, Empowerment and Reach (SPIDER), participants are hence assured of a fair and professional assessment system. [SPIDER is an international standard for integrity and professionalism, scheme owner Advance Accreditation Authority Singapore.] This year will be no different, I will personally participate in the judging sessions to randomly to observe the performance of the judges who are already very qualified in their own forte.

WSEEC, being an international platform, is not only about competition but also as a platform for scientific growth among the humanity. Competition is only event to spur the spirit of discovery and motivate the relentless effort in seeking advancement in STEM. Winning or losing is not important, seeking to challenge personal frontier and limit is the principle of success. Here, I would like to wish ALL PARTICIPANTS that you enjoy the event and perform your best!

Last but not least, thank you for the efforts taken by Mr. Deni Irawan, the President of IYSA, his dedicated committee, the international panel of judges, participants, associates, friends from the media and all members of the global community in making WSEEC 2021 a great success!